Simlitabmas
kita semua sudah capek dengan semua kesemrawutan sistem di negara ini,, salah satinya adalah SIMLITABMAS., salah satu sistem yang digunakan untuk mengapload pemikiran-pemikiran kreatif pemuda bangsa. harus sampai kapan begini terus?
Senin, 29 September 2014
Selasa, 02 September 2014
pandangan orang sukses
"kebanyakan orang melihat dulu pendapatan mereka baru menentukan pengeluaranya, sedangakan orang sukses melihan seberapa pengeluaranya, agar dia bisa meningkatkan pendapatanya".. jangan takut dengan peribahasa "besar pasak daripada tiang" karena itu akan menumbuhkan ketakutan pada diri anda, sedang kalian tidak akan pernah berani mengambil pilihan untuk lebih dari itu.. kepercayaan akan diri sendiri adalah modal besar untuk mewujudkan kesuksesan.. kalau anda sendiri tidak percaya bagaimana orang bisa percaya dengan anda,...? "ayo bangun karakter anda"
Jumat, 29 Agustus 2014
Laporan Praktikum Ilmu reproduksi ternak (IRT) organ reproduksi jantan
Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan diketahui bahwa
sistem
reproduksi
pada jantan tersusun atas organ reproduksi primer, sekunder dan kelenjar
asesoris. Hal ini sesuai dengan pendapat Toelihere (1981) bahwa organ
reproduksi hewan jantan dapat dibagi atas tiga komponen berupa organ kelamin
primer yaitu gonad jantan, dinamakan testis atau testiculus disebut juga
orchis atau didymos. Sekelompok kelenjar-kelenjar kelamin
pelengkap yaitu kelenjar vesikularis, prostat dan cowper, dan saluran-saluran
yang terdiri dari epididimis dan vas deferens dan alat kelamin luar atau organ
kopulatoris yaitu penis. Pendapat tersebut ditambahkan oleh Yusuf (2012) bahwa
sistem reproduksi jantan terdiri dari
organ kelamin primer, sekunder dan assesoris. Organ reproduksi primer jantan
berupa testis atau gonad, organ produksi sekunder berupa saluran sperma berupa ductus
efferent, epididimis, vas deferens, ampula vas deferens,
uretra dan penis. Sedangkan kelenjar asesoris terdiri atas vesikula seminalis,
kelenjar prostat, dan kelenjar cowper.
2.1.1. Testis
Testis adalah
organ reproduksi primer pada jantan karena testis merupakan organ reproduksi
yang menghasilkan sperma, khususnya dibagian tubulus seminiferus dan hormon testoteron
yang dihasilkan oleh sel interstisial endokrin (sel ledig). Hal ini sesuai
dengan pendapat Toelihere (1981) bahwa testis sebagai organ kelamin primer
mempunyai dua fungsi yaitu menghasilkan spermatozoa atau sel-sel kelamin jantan
dan mensekresikan hormon kelamin jantan yaitu testosteron. Testis jumlahnya
sepasang dan terletak menggantung diluar tubuh ternak dengan dibungkus oleh
kulit yang disebut skrotum. Yusuf (2012) menambahkan bahwa skrotum merupakan
kantong dua lobus yang membungkus testis, berlokasi dibagian inguinal yang pada
kebanyakan spesies terletak diantara dua paha.
2.1.2. Epididimis
Epididimis adalah
saluran yang menghubungkan testis dan penis. Epididimis dibagi menjadi 3 bagian,
yaitu cauda epididimis, corpus epididimis dan caput epididimis. Hal ini sesuai
dengan pendapat Rugh (1968) bahwa epididimis terletak pada bagian dorsolateral
testis, merupakan suatu struktur memanjang dari bagian atas sampai bagian bawah
testis. Organ ini terdiri dari bagian caput, corpus dan cauda epididimis. Epididimis
memiliki fungsi sebagai transportasi (saluran pengangkut sperma), meningkatkan
konsentrasi sperma yang awalnya encer dengan konsentrasi 25.000-350.000 sel per
mm3 menjadi lebih kental, maturasi (pematangan), deposisi
(penyimpanan) tepatnya dibagian cauda epididimis karena pada tempat ini mampu
mampu mempertahankan kehidupan sperma dan reabsorbsi cairan sperma agar lebih
kental dengan penambahan konsentrasi. Blakely dan Bade (1994) menambahkan bahwa
didalam epididimis air diserapkembali guna meningkatkan konsentrasi sperma. Hal
tersebut didukung oleh Yusuf (2012) bahwa fungsi epididimis yaitu transportasi,
konsentrasi, maturasi, penyimpanan, dan reabsorbsi.
2.1.3. Vas deferens
Vas deferens adalah
saluran yang menghubungkan epididimis dengan uretra untuk menyalurkan sperma. Hal ini
sesuai dengan pendapat Toelihere (1981) bahwa fungsi vas deferens adalah mengangkut sperma dari
cauda epididimis ke uretra. Heffner (2005) menambahkan bahwa vas deferens
merupakan saluran lanjutan langsung dari epididimis yang berfungsi untuk
mengalirkan sperma. Ujung dari vas deferens membesar dan disebut ampula
yang berfungsi sebagai tempat deposisi sementara sperma yang akan
diejakulasikan. Sesuai dengan pendapat Yusuf (2012) bahwa ujung vas deferens
yang membesar dekat uretra adalah ampula yang memiliki fungsi sebagai depot
penyimpanan jangka pendek untuk semen.
2.1.4. Kelenjar asesoris
Kelenjar asesoris merupakan
organ reproduksi sekunder pada ternak jantan. Kelenjar asesoris ada tiga macam
yaitu vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Hal ini sesuai
dengan pendapat Frandson et al. (1993) bahwa kelenjar prostat
menghasilkan sekreta yang bersifat alkalis yang berperan sebagai buffer saat berada di saluran
reproduksi betina yang bersifat asam dan memberikan bau yang spesifik pada
cairan semen. Kelenjar cowper atau biasa disebut dengan (kelenjar bulbouretral)
berjumlah sepasang dan terletak di belakang uretra. Kelenjar prostat adalah
salah satu kelenjar asesoris yang berfungsi menghasilkan cairan yang memberi
bau khas pada sperma. Hal ini sesuai dengan pendapat Campbell et al.
(2004) bahwa sebelum terjadinya ejakulasi, kelenjar cowper mensekresikan mukus
bening yang menetralkan setiap urine asam yang masih tersisa di uretra. Ciptono
(2004) menambahkan bahwa sekresi dari kelenjar prostat dan cowper berfungsi
untuk membersihkan dan menetralisir uretra dari bekas urine dan kotoran-kotoran
lain sebelum ejakulasi. Menurut Yusuf (2012) bahwa kelenjar asesoris terdiri
atas kelenjar vesikuler, kelenjar prostat dan kelenjar bulbourethral yang
berkontribusi besar terhadap volume cairan semen. Vesikula seminalis merupakan
salah satu kelenjar asesoris berjumlah sepasang yang terletak dibelakang
kantung kemih dan berfungsi menghasilkan cairan lengket dan keruh yang
mengandung protein, kalium, asam sitrat, fruktosa dan enzim yang berguna bagi
sperma.
2.1.5. Penis
Penis merupakan organ kopulasi yang terdiri dari 2 bagian yaitu
gland penis dan penis. Hal ini sesuai dengan pendapat Partodihardjo (1982)
bahwa penis mempunyai dua fungsi utama yaitu menyemprotkan semen ke dalam alat
reproduksi betina dan sebagai tempat keluarnya urin karena berhubungan langsung
dengan ureter/uretra. Dyce et al. (2002) menambahkan bahwa penis adalah
alat kopulasi yang mendepositkan semen ke saluran genitalia betina. Penis
mempunyai dua fungsi utama yaitu menyemprotkan semen ke dalam alat reproduksi
betina dan sebagai tempat keluarnya urin.
Uretra adalah saluran akhir dari sperma, yang berfungsi juga
sebagai saluran urin. Hal ini sesuai dengan pendapat Dyce et al. (2002)
bahwa uretra yang memanjang dari vesika urinaria sampai ke ujung bebas penis
sebagai lintasan urin dan semen. Yusuf (2012) menambahkan bahwa uretra adalah saluran tunggal yang
memanjang dari persimpangan ampula ke ujung penis. Uretra berfungsi sebagai
saluran ekskretoris baik urin maupun semen.
2.2. Perbedaan Anatomi dan Fisiologi
Organ Reproduksi Jantan pada
Sapi, Babi, Domba
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa
terdapat perbedaan dari setiap spesies hewan tertentu. Pada ternak sapi, domba
dan babi mempunyai beberapa perbedaan antara lain pada gland penis, bentuk
testis dan ada tidaknya kelenjar prostat. Pada sapi, gland penis
berbentuk sedikit lancip pada ujung penis, domba mempunyai ujung penis yang
mirip dengan benang sedangkan pada babi gland penisnya berbentuk sedikit
lancip. Bentuk testis sapi adalah oval
memanjang, domba mempunyai bentuk testis yang lonjong dan menggantung pada
skrotum, sedangkan pada babi testisnya besar dan menempel dipantat. Ternak
domba tidak mempunyai kelenjar prostat. Hal ini sesuai dengan pendapat Toelihere
(1981) bahwa terdapat perbedaan tertentu pada setiap spesies hewan diantaranya
yaitu testis pada sapi jantan berbentuk oval memanjang dan terletak dengan
sumbu panjangnya vertikal di dalam skrotum. Testis domba dan kambing berbentuk
lonjong. Testis babi berukuran sangat besar tetapi lunak dan terletak
horizontal dengan skrotum. Domba tidak mempunyai corpus prostat, hanya ada pars
disseminata yang berdifusi dengan uretra pelvis. Tomaszewska et al. (1991)
menambahkan bahwa pada sapi dan domba,
skrotum terlihat diantara paha belakang, tetapi pada babi skrotumnya terletak
dibelakang paha dan dibawah anus. Sementara itu perbedaan yang lain terletak
pada penis pada letak lekukan
sigmoidnya. Penis pada sapi dan domba
mempunyai bentuk yang sama yaitu terdapat lekukan yang berbentuk sigmoid
yang terletak di belakang atas skrotum sedangkan pada babi mempunyai
lekukan sigmoid yang terletak
di depan skrotum. Hal ini sesuai dengan pendapat Tomaszewska et al.
(1991) bahwa penis pada sapi dan domba mempunyai lekukan berbentuk sigmoid di
bagian belakang atas skrotum, sedangkan babi mempunyai lekukan sigmoid di depan
skrotum.
Never give up
oke.. mungkin ini pertama aku nulis-nulis kaya gni ya,, soalnya dulu-dulu males sih mau nulis-nulis kaya gni..
kenalin nama aku najib,, nama panjangnya "muhamad najibulloh" keren kan nama aku udah kaya pejabat gitu,, hhahaha. tpi jangan salah walaupun namanya keren orangnya tetep rendah diri kok,,
aku sekarang baru menempuh study tingkat atas di salah satu PTN terfaforit di kota semarang,, yups bener banget "UNDIP" salah satu universitas idaman.. pada saat aku tulis ni postingan aku baru mau mengijak semester 5, dan baru saja selesai ngurus berbagai kepanitiaan dan juga acara penyambutan,, aku dinggal di salah satu daerah tujuan wisata di daerah semarang,, Sumowono.. deketnya bandungan kalo kalian gag begitu familiar,, hahhahaha.. dah dlu ya aku mau sholat dlu
Don't go any where
kenalin nama aku najib,, nama panjangnya "muhamad najibulloh" keren kan nama aku udah kaya pejabat gitu,, hhahaha. tpi jangan salah walaupun namanya keren orangnya tetep rendah diri kok,,
aku sekarang baru menempuh study tingkat atas di salah satu PTN terfaforit di kota semarang,, yups bener banget "UNDIP" salah satu universitas idaman.. pada saat aku tulis ni postingan aku baru mau mengijak semester 5, dan baru saja selesai ngurus berbagai kepanitiaan dan juga acara penyambutan,, aku dinggal di salah satu daerah tujuan wisata di daerah semarang,, Sumowono.. deketnya bandungan kalo kalian gag begitu familiar,, hahhahaha.. dah dlu ya aku mau sholat dlu
Don't go any where
Langganan:
Postingan (Atom)

















