Senin, 08 Juni 2015
cinta itu pembuktian bukan janji
Hoakss... mungkin itu pandangan orang kepadaku ketika aku mengucapkan sebuah janji, aku pernah janji pada ibu dari cewek yang aku cintai buat gag bikin dia nangis lagi. Tapi nyatanya apa,, aku tetep saja bikin dia menangis. Tapi perasaan baru muncul dari dalam hatiku, ketika dia nangis, gag tau kenapa batinku juga ikut nangis. Bahkan tanpa disadari aku mulai menitikan air mata, dada mulai menyesak dan kepala mulai berputar putar, hal yang sebelume belum pernah aku alami. Sekarang aku sadar akan arti pembuktian. Lebih baik membuktikannya dari pada mengobral janji yang tak pasti, itu lebih bernilai walaupun sering gag dinilai, lebih bergarga walau tak terlihat, lebih indah walau selalu banyak pengorbanan. Mulailah dengan pembuktian padi diri sendiri, keluarga dan maayatakat. Jangan pernah berjanji, karena kamu belum pasti bisa menepati.
semangat dari dalam hati
Ketika kamu punya tekat,,
ketika kamu mau melangkah,,
ketika kamu punya kemauan,,
ketika kamu mulai berjalan,,
ketika kamu punya harapan,,
ketika kamu siap berlari,,
ketika kamu punya tujuan...
berlarilah,,,
Jauh sebelum kamu putuskan untuk melangkah, pasti ada yang mendasari kamu untuk melakukan itu. Jika jawabanmu karena jarta, benda, seseorang dan juga paksaan saya yakin kamu hanya berlari ditempat. Terus harus atas dasar apa kita melakukan sesuatu.. yaaaps bener atas dasar yang menciptakan itu semua,, kita hidup hanya untuknya. Berlarilah, melompatlah capai tujuan hidupmu karena allah.
ketika kamu mau melangkah,,
ketika kamu punya kemauan,,
ketika kamu mulai berjalan,,
ketika kamu punya harapan,,
ketika kamu siap berlari,,
ketika kamu punya tujuan...
berlarilah,,,
Jauh sebelum kamu putuskan untuk melangkah, pasti ada yang mendasari kamu untuk melakukan itu. Jika jawabanmu karena jarta, benda, seseorang dan juga paksaan saya yakin kamu hanya berlari ditempat. Terus harus atas dasar apa kita melakukan sesuatu.. yaaaps bener atas dasar yang menciptakan itu semua,, kita hidup hanya untuknya. Berlarilah, melompatlah capai tujuan hidupmu karena allah.
Minggu, 07 Juni 2015
gorila coklat
Sendiri...
Coklat kehitam-hitaman.
tersisihkan, terabaikan, diremehkan, dijauhi, dan tak diperhatikan.
hanya sebatang kayu ditangan.
itulah pertama kali aku simpati sama gorila, ya waktu kunjungan ke taman safari bogor. Yang menjadi aneh, setelah itu aku juga diejek dengan panggilan gorila coklat,, haha aku sih gag masalah, kejadian itu dulu ketika aku masih smp. Kini gorila coklat itu telah besar dengan semua cemooh, caci maki, dan remehan dari kalian. Aku bersyukur pernah menjadi gorila coklat kalian sehingga membaaaku sampai sekarang. Saat ini bukanlah akhir dari gorila coklat, karena akan muncul kalian-kalian yang baru yang akan menganggapku gorila coklat oleh karena itu jangan pernah puas dengan apa yang sudah kita capai sembari terus bersyukur.
Coklat kehitam-hitaman.
tersisihkan, terabaikan, diremehkan, dijauhi, dan tak diperhatikan.
hanya sebatang kayu ditangan.
itulah pertama kali aku simpati sama gorila, ya waktu kunjungan ke taman safari bogor. Yang menjadi aneh, setelah itu aku juga diejek dengan panggilan gorila coklat,, haha aku sih gag masalah, kejadian itu dulu ketika aku masih smp. Kini gorila coklat itu telah besar dengan semua cemooh, caci maki, dan remehan dari kalian. Aku bersyukur pernah menjadi gorila coklat kalian sehingga membaaaku sampai sekarang. Saat ini bukanlah akhir dari gorila coklat, karena akan muncul kalian-kalian yang baru yang akan menganggapku gorila coklat oleh karena itu jangan pernah puas dengan apa yang sudah kita capai sembari terus bersyukur.
Sabtu, 06 Juni 2015
ketika yang diharapkan mengharapkan orang lain
Assalamualaikum,, entah harus cerita sama siapa lagi, harus berbagi sama siapa dan harus minta saran ke siapa tentang masalah hati ini, ya akhirnya aku memutuskan untuk menulisnya disini. Mungkuna ini cinta pertamaku ketika aku dapat berfikir secara bijak,, aku suka sama wanita yang dia belum pernah pacaran, takut pacaran, dan dia juga takut padaku. Aku sadari banyak kelemahan pada diriku, kukurangan fisik, keterbatasan pemikiran dan kurang pengetahuan tentang agama, aku sadar kesalahan besar telah ku lakukan ketika hati kecilku secara jujur bilang cinta padamu, kesalahan karena ku tau kau tak kan pernah membalas itu, semua terjadi begitu adanya tanpa direkayasa, tanpa ada skema dan kekeliruan karena ini benar adanya, aku yang kini berusaha memperjuangkan cintaku harus mendapat tantangan dari dirimu yang dengan jelas bilang kalau tidak suka dan mengharapkan orang lain, hatiku berkecambuk antara terus berlari atau mulai sadar diri, dengan langkah pasti aku ikuti kata hati ini untuk berusaha semampu, sekuat, semaksimal dan sedaya upaya yang aku bisa. Kamu yang selalu ada dalam doaku, kamu yang selalu menjadi semangatku, kamu yang slalu menjadi bagian dari perjuanganku. Aku mungkin beda dari lelaki lain, yang ketika cinta sama wanita akan membuatnya bahagia, apalah aku yang mencintaimu tapi hanya bisa membuatmu menangis, ya itu yang slalu aku lakukan. Disetiap malam aku merenung, pantaskah aku bersamamu, mungkinkan suatu saat aku menjadi yang kau harapkan? Aku hanya manusia yang ibuku bilang " eling jib koe ki wong rak due" yang temenku bilang " najib kamu tu jelek" yang guru bilang " orang kaya gini kok mewakili sekolah" yang tetangga bilang " wong deso kok sok sokkan" yah oke aku sadar itu semua, tapi aku juga berhak berusaha mengejar apa yang menjadi tujuan hidupku. Aku akan terus berusaha berusaha dan berusaha sampai jiwa ini meninggalkan raga.
Langganan:
Postingan (Atom)